Pemerintah Apresiasi Muzakarah Saudagar Aceh, Jadi Momentum Penguat Jejaring UMKM
Banda Aceh – Asisten II bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Aceh, Dr Ir Zulkifli MSi, menyampaikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan Muzakarah Saudagar Aceh dan UMKM Expo Saudagar Aceh 2025.
Ia menilai kegiatan yang dilaksanakan oleh Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (Diskop UKM) Aceh bekerja sama dengan Majelis Pengurus Wilayah Ikatan Saudagar Muslim se-Indonesia (MPW ISMI) Aceh dan berkolaborasi dengan Diaspora Global Aceh (DGA) di Balai Meseuraya Aceh (BMA), Banda Aceh, menjadi momentum penting dalam memperkuat jaringan dan pemasaran produk UMKM Aceh.
Zulkifli menegaskan bahwa keberadaan forum dan event seperti ini sangat dibutuhkan untuk menghubungkan para pelaku UMKM dengan para saudagar, baik dari dalam maupun luar negeri.
“Ini momentum yang sangat baik karena mengoneksikan pelaku UMKM dengan saudagar-saudagar. Dari dulu kita mengharapkan forum-forum semacam ini bisa berlangsung lebih banyak lagi,” ujarnya saat ditemui awak media, Jumat (21/11/2025) malam.
Ia juga menyebutkan bahwa kehadiran saudagar Aceh dari Malaysia dan berbagai daerah lain menjadi potensi besar bagi pengembangan pasar UMKM Aceh.
Menurutnya, jejaring yang terbentuk melalui kegiatan ini dapat membuka peluang pemasaran produk secara nasional maupun internasional.
Lebih lanjut, Zulkifli mengungkapkan bahwa Gubernur Muzakir Manaf (Mualem) dan Wakil Gubernur Fadhlullah (Dek Fadh) memiliki komitmen kuat untuk mendorong produk Aceh agar dapat diekspor langsung ke luar negeri.
Salah satunya melalui rencana pembukaan rute Krueng Geukueh-Penang sebagai lajur ekspor produk UMKM Aceh.
“Selama ini mungkin ada faktor penghambat sehingga pendapatan UMKM tidak seperti yang kita harapkan. Mudah-mudahan forum Muzakarah Saudagar Aceh ini bisa menghubungkan UMKM kita dengan para saudagar,” katanya.
Ia menegaskan bahwa dukungan para saudagar Aceh sendiri sudah sangat cukup untuk meningkatkan daya ungkit bagi nilai tambah produk UMKM daerah.
“Kita tidak perlu banyak berharap dari pengusaha luar. Dengan saudagar kita saja, saya kira ini sudah bisa memberikan dampak signifikan,” ungkapnya.
Zulkifli menekankan bahwa Pemerintah Aceh sangat mengapresiasi dan mendukung penuh kolaborasi-kolaborasi seperti ini.
Menurutnya, kerja sama lintas pelaku usaha dan pemerintah merupakan kunci penting dalam memperkuat perekonomian daerah melalui UMKM. (Akhyar)






